• Indonesia

Laporan

Euro Mundur karena Bank Sentral Eropa - Dave Evans

Laporan Pagi: 07.00 London

Pagi ini, Eropa kembali ke belakang setelah mencapai mencapai ombak tinggi yang mendekati poin 1.200 kemarin. Euro dimulai di posisi lebih tinggi terus mundur kembali karena komentar dari anggota ECB Villeroy yang mengindikasikan kenaikan suku bunga akan direalisasi lebih cepat dari yang diperkirakan. EUR/USD kembali ke belakang sedangkan EUR/GBP mepunyai bias yang negatif. Sebaliknya, EUR/JPY menguat yang disebabkan oleh pelemahan yen.

Pasangan dolar lainnya mengikuti tren yang sama dengan GBP/USD dan AUD/USD jatuh ke posisi bawah. Kejatuhan AUD/USD disebabkan oleh rapat Bank Royal Australia yang cukup tenteram. GBP/USD bertahan di posisi bawah akhir-akhir ini melalui dengan beberapa sesi volatil.

Pasangan USD/CAD sudah naik 3 hari berturut-turut walaupun harga minyak terus naik.

Pasnagan yen sedang naik daun, dibantu dengan penguatan dolar dan pelemahan yen yang sedang berlangsung.

Pasangan yen lainnya mempunyai bias yang positif tetapi bercampur aduk, dengan AUD/JPY berubah sangat kecil hari ini.

Emas terus merasakan panasnya dolar Amerika Serikat, anjlok untuk 3 hari berturut-turut.

Acara Hari Ini

Nanti, kita ada indeks rata-rata penghasilan Inggris, perubahan jumlah penuntut, dan angka pengagguran pada pukul 09:30.

Produk Domestik Bruto (GDP) Eropa sementara pada pukul 10:00. Sentimen Ekonomi ZEW Jerman akan dirilis di waktu yang sama.

Penjualan ritel pokok Amerika Serikat dan juga indeks manufaktur Empire State akan dirilis pada pukul 13:30.

Anggota FOMC Willmiams akan berbicara pada pukul 17:45.

Analisa

USD/JPY sedang dongkrak pintu pada level 110.00 dan hari ini bisa jadi terjadi.

15 Mei, 2018: Euro Mundur karena Bank Sentral Eropa

Cara terbaik untuk memanfaatkan situasi ini adalah dengan bertrading HIGHER yang memprediksikan USD/JPY akan ditutup diatas 110.50 dalam 14 hari kedepan bisa membawa laba sekitar 195% jika berhasil.