• Indonesia

Laporan

Yen Menguat Dengan Lonjakan Trader - Dave Evans

Laporan Pagi: 07.00 London

Yen Jepang diminati karena para trader takut pada perlakuan Trump atas negosiasi Cina. Laporan Dovish Fed juga menekan dolar, membantu uang mengalir ke yen. USD/JPY adalah pasangan mata uang terburuk sejauh ini, memperpanjang kerugian baru-baru ini dan turun hingga 0,55%.

Pasangan yen lainnya terus meluncur dengan EUR/JPY dan GBP/JPY turun 1,72% dan 1,92% pada minggu ini. AUD/JPY bertahan sedikit lebih baik dengan kontras karena Aussie bertahan dengan baik.

Pound dan euro merosot kemarin karena data ekonomi gagal mengesankan. Manufaktur dan jasa PMI Eropa sebagian besar merosot mendorong EUR/USD merosot ke 1,1700. Sementara itu, GBP/USD merosot dengan penurunan EUR/GBP setelah inflasi Inggris meningkat kurang dari yang diharapkan.

Franc Swiss memegang kendali, USD/CHF turun pagi ini begitu juga EUR/CHF.

AUD/USD bertahan relatif baik meskipun mengalami ketegangan regional terkait dengan Cina.

Acara Hari Ini

Gubernur BOE, Carney berpidato pada pukul 09.00. Anggota FOMC Dudley berpidato pada pukul 09:15.

Penjualan ritel Inggris mengikuti pada pukul 09:30.

Risalah pertemuan kebijakan moneter ECB dirilis pada pukul 12:30.

Pada pukul 13.30, tersedia klaim pengangguran AS.

Penjualan rumah yang ada saat ini adalah pada pukul 15:00.

Anggota FOMC Bostic berpidato pada pukul 15:35.

Gubernur BOE, Carney berpidato pada pukul 18:00.

Analisa

EUR/USD terus berjuang dalam menghadapi memburuknya data ekonomi dan politik Italia. Mungkin akan ada penurunan lebih lanjut dari sini karena dolar mempertahankan permintaan.

24 Mei 2018: Yen Menguat Dengan Lonjakan Trader

Cara terbaik untuk memanfaatkan situasi ini adalah dengan bertrading TOUCH menganalisa EUR/USD akan menyentuh 1.1575 pada 14 hari mendatang dengan potensi laba sekitar 104%.