• Indonesia

Laporan

Pengunduran Diri Johnson Membuat Pound Tersudut - Dave Evans

Laporan Pagi: 07.00 London

Pound Inggris tetap di bawah tekanan setelah gejolak kemarin dipicu oleh pengunduran diri bersamaan Boris Johnson dan David Davis. Yang pertama adalah hal tak terduga, menakuti pound untuk bergerak lebih rendah karena kekhawatiran mengenai rencana Peters May yang akan kandas. Seperti biasa, ketidakpastian masih menimbulkan ketakutan terbesar pada pasar keuangan.

EUR/GBP menguat kemarin, mencapai 0,8900 berhubung euro yang tetap solid. GBP/USD juga turun dalam perdagangan yang bergejolak, menguji posisi 1,3200. GBP/JPY sebenarnya berhasil membukukan keuntungan, tetapi ini terutama turun ke kelemahan dalam yen, dengan pasangan tertinggal di belakang pasangan yen lainnya.

Pasangan dolar pada umumnya melemah, dengan AUD/USD tidak berubah dan EUR/USD sedikit lebih rendah.

Indeks dolar kembali menguat pagi ini, sementara USD/CHF menandai dua hari kenaikan moderat. USD/CAD juga membuat keuntungan kecil setelah menjual selama dua minggu terakhir.

Pasangan Yen sedang meningkat, dengan level tertinggi pengujian USD/JPY baru-baru ini. AUD/JPY meroket lebih tinggi kemarin, dengan EUR/JPY memposting level tertingginya sejak Mei.

Acara Hari Ini

Hari ini, tersedia rilis pertama data PDB bulanan Inggris pada pukul 09.30. Pada saat yang sama, tersedia produksi manufaktur dan neraca perdagangan barang.

Sentimen ekonomi ZEW Jerman pada pukul 10.00.

Analisa

Pasangan Yen menguat lebih tinggi selama dua hari terakhir, namun AUD/JPY masih mengatur langkah.

Sisi lebih lanjut mungkin Aussie akan melanjutkan kemajuan pesatnya.

10 Juli 10th, 2018: Pengunduran Diri Johnson Membuat Pound Tersudut

Untuk memanfaatkan situasi ini trading TOUCH dengan menganalisa AUD/JPY akan MENYENTUH 84.25 dalam 14 hari dengan potensi laba 139%.