• Indonesia

Laporan

Brexit Delays Hit Pound - Dave Evans

Laporan Pagi: 07.00 London

Pound Inggris tetap menjadi pasangan terburuk pada pembicaraan tentang penundaan periode transisi Brexit. GBP/USD nonaktif sebesar 0.79% pada minggu hingga saat ini. Sementara itu, GBP/JPY menyentuh support di sekitar 146.00, sementara EUR/GBP menarik kembali setelah peregangan lebih tinggi ke 0.8850 kemarin.

AUD/USD sedang berjuang di posisi terendah, dengan mengikuti penjualan menuju level 0.7050. AUD/JPY lebih rendah untuk hari kedua berturut-turut, menguji level 79.50.

Euro juga jatuh di hadapan kekuatan dolar (dan kebencian Trump), dengan EUR/USD tergelincir ke 1.1450 level support dengan mengikuti penjualan pagi ini. EUR/JPY juga tergelincir, dengan menghapus setengah dari kenaikan hari Jumat lalu.

USD/CAD tidak mengalami perubahan berhubung dolar Kanada bangkit dengan percaya dirinya. Sementara, USD/CHF mendekati garis paritas sekitar 1.000.

Indeks dolar AS menarik kembali setelah membuat kenaikan besar kemarin, dengan USD/JPY menghapus sebagian besar kerugian kemarin.

Acara Hari Ini

Hari ini, tersedia anggota MPC Inggris Haldane berpidato pada pukul 11.30.

Gubernur BOE, Carney berpidato pada pukul 16.20.

Anggota FOMC Bostic berpidato pada pukul 18.30.

Analisa

Euro terus melemah sementara dolar bergerak terus menguat. Nilai rendah baru baru ini mungkin dapat dijadikan target, bertrading TOUCH menjadi sangat menarik.

23 Oktober 2018: Brexit Delays Hit Pound

Cara Terbaik untuk memanfaatkan situasi ini adalah dengan bertrading TOUCH menganalisa EUR/USD akan menyentuh 1.1300 selama 14 hari dengan potensi sekitar 176%.