• Indonesia

Laporan

Selera Risiko Meningkat, Dolar Tergelincir23 Januari 2019 - Dave Evans

Laporan Pagi: 07.00 London

Indeks dolar tergelincir kembali setelah selera risiko global kembali. AUD/USD berkinerja baik mengikuti kinerja sub-par kemarin, memulihkan setengah dari kerugian. EUR/USD juga sedang naik, memantul pada support di sekitar 1.1350. GBP/USD tertinggal meskipun mengikuti reli kemarin menuju posisi 1.3000.

EUR/GBP terus mengalami volatilitas, dengan bias menurun dan penjualan lebih lanjut kemarin yang melihat pasangan tergelincir untuk menantang posisi terendah di bulan Januari. Terdapat pemulihan kecil pagi ini.

Setelah penguatan besar kemarin, USD/CAD membalikkan setengah dari kenaikan pagi ini.

USD/CHF tidak berubah meskipun setelah berhenti tepat di bawah garis paritas sekali lagi.

USD/JPY juga menguat karena pasangan melanjutkan pemulihannya dari flash crash hari pembukaan 2019. GBP/JPY menghasilkan keuntungan, menembus level 141.00. EUR/JPY juga membuat keuntungan dan memulihkan sebagian besar kerugian kemarin. Setelah tantangan support di sekitar 78.00 AUD/JPY juga pulih dengan baik.

Emas memegang level $1.280 setelah tes sukses dan bertahan kemarin.

Acara Hari Ini

Nggota MPC Broadbent berpidato pada pukul 09.30.

Penjualan ritel Kanada berada pada pukul 13.30.

Analisa

Meskipun Brexit, GBP/JPY telah menunjukkan momentum yang baik bulan ini, sejalan dengan pasangan yen lainnya.

Ekspektasi pasar saat ini adalah kegagalan pemungutan suara dan perpanjangan tenggat waktu. Tidak ada yang pasti pada Brexit, tetapi momentum awal 2019 perlu dicatat.

23 Jan 2019: Selera Risiko Meningkat, Dolar Tergelincir

Cara terbaik untuk memanfaatkan situasi ini adalah dengan bertrading HIGHER menganalisa GBP/JPY akan ditutup diatas 143.00 dalam 14 hari dengan potensi laba sekitar 124%.