• Indonesia

Laporan

Dolar Tergelincir Berhubung Selera Risiko Meningkat13 Februari 2019 - Dave Evans

Laporan Pagi: 07.00 London

Indeks dolar melemah berhubung selera risiko global meningkat. Greenback telah membalikkan semua kenaikan pada hari Jumat, mendukung kerugian Senin.

Penerima manfaat terbesar adalah NZD/USD yang telah melonjak lebih dari 1.5% karena RBZN memproyeksikan bahwa mereka akan mempertahankan suku bunga sampai tahun 2020. Dolar Australia juga telah diuntungkan, membuat kenaikan lanjutan pagi ini, menawar di atas 0.7100.

GBP/USD membangun kembali ke keuntungan setelah penjualan besar pada hari Jumat. EUR/USD masih tertinggal dan tidak berubah mengikuti kenaikan kuat kemarin yang menghapus semua tekanan jual pada hari Jumat. Akibatnya, EUR/GBP melemah, menghapus sebagian besar kenaikan kemarin.

USD/CHF tidak berubah sejauh ini setelah dua hari kenaikan dalam mendukung dolar AS. Level 1.0050 bertahan untuk saat ini. EUR/CHF juga melemah setelah membuat keuntungan besar kemarin.

USD/CAD melemah untuk hari kedua berturut-turut, didorong oleh penurunan dolar AS secara umum.

USD/JPY naik untuk hari keempat berturut-turut, didorong oleh para trader yang menghindari safe haven yen. Pasangan yen lainnya termasuk GBP/JPY, EUR/JPY dan AUD/JPY juga membuat keuntungan.

Acara Hari Ini

Hari ini tersedia IHK Inggris, RPI, dan PPI pada pukul 09.30.

IHK AS, izin bangunan dan indeks biaya tenaga kerja unit berada pada pukul 13.30.

Anggota FOMC Harker berpidato pada pukul 17.00.

Analisa

AUD/JPY terus pulih dari pembukaan flash yang lebih rendah dan mungkin ada kenaikan lebih lanjut dari sini.

13 Feb 2019: Dolar Tergelincir Berhubung Selera Risiko Meningkat

Cara terbaik untuk memanfaatkan situasi ini adalah dengan bertrading HIGHER menganalisa AUD/JPY akan ditutup diatas 79.50 dalam 14 hari dengan potensi laba sekitar 176%.