• Indonesia

Laporan

Dolar Bervariasi Setelah Penurunan Kejutan Pada Penjualan Ritel15 Februari 2019 - Dave Evans

Laporan Pagi: 07.00 London

Indeks dolar AS bervariasi setelah kejutan dalam penjualan ritel AS kemarin turun ke level 2009. Sebagai hasil, Dolar AS memberi pengaruh di beberapa wilayah namun tidak secara menyeluruh.

Terdapat keuntungan pada AUD/USD, namun keuntungan ini telah dibatalkan oleh kerugian awal pagi ini.

EUR/USD membuat keuntungan cemerlang, memantul dari level support 1.1250, dengan pembalikan kecil pada pagi ini.

GBP/USD telah menjadi cermin dari EUR/USD, dengan kerugian kemarin setelah kekalahan parlementer terbaru Theresa May. Ada keuntungan kecil pagi ini, bertahan pada level 1.2800. Akibatnya, EUR/GBP menguat ke level tertinggi untuk Februari, dengan pembalikan kecil pagi ini.

USD/CHF melemah diperdagangkan tepat di atas 1.0050 pagi ini. Sebaliknya, USD/CAD melanjutkan tren kenaikannya, menghasilkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut.

Pasangan Yen melemah, USD/JPY melanjutkan kerugian kemarin. GBP/JPY juga turun melalui dukungan sebelumnya di 142.00. EUR/JPY turun untuk hari ketiga berturut-turut pagi ini, meskipun sebagian besar masih memiliki kemungkinan untuk menguat. AUD/JPY juga melemah, masih bertahan dalam kisaran 2019.

Acara Hari Ini

Hari ini, tersedia penjualan ritel Inggris pada pukul 09.30.

Sentimen Konsumen Awal UoM AS pada pukul 15.00.

Analisa

Indeks dolar telah bercampur akhir-akhir ini, dengan EUR/USD turun untuk menguji level terendah 2019 kemarin.

Pemandangan ekonomi masih terlihat suram, namun hal ini mungkin mencukupi untuk mentradingkan dolar AS melawan euro, khususnya di saat Jerman mengalami perlambatan pertumbuhan.

15 Feb 2019: Dolar Bervariasi Setelah Penurunan Kejutan Pada Penjualan Ritel

Cara terbaik untuk memanfaatkan situasi ini adalah dengan bertrading LOWER menganalisa EUR/USD akan ditutup dibawah 1.1250 dalam 14 hari dengan potensi laba sekitar 156%.