• Indonesia

Laporan

Dolar Melemah Setelah Dorongan Fed12 April 2019 - Dave Evans

Laporan Pagi: 07.00 London

Dolar AS tergelincir kembali setelah membukukan kenaikan signifikan kemarin pada rilis risalah FOMC terbaru. Beberapa analis berspekulasi bahwa penurunan suku bunga mungkin akan terjadi sebentar lagi untuk tahun ini, tetapi risalah terbaru menjelaskan bahwa Fed akan mempertahankan tingkatan suku bunga.

Pasangan dolar menguat, dipimpin oleh EUR/USD yang memimpin kemarin, melemah lebih sedikit berbanding pasangan lainnya. EUR/USD telah menghapus kenaikan kemarin dan mendorong pada level 1.1300. GBP/USD berjuang sebaliknya, dengan kerugian yang lebih besar kemarin dan keuntungan kecil pagi ini. Level support 1.3050 bertahan untuk saat ini. EUR/GBP lebih tinggi dua hari berturut-turut, dengan overhead resistensi pada 0.8650 untuk menguji kunci berikutnya. EUR/JPY terus berkinerja baik, dengan EUR/JPY mendorong melalui 126 pagi ini.

EUR/CHF menguat kembali setelah pembalikan kemarin, karena kinerja euro keluar dari Swiss berlanjut. USD/CHF berhasil naik di atas 1.0020 kemarin, namun terjadi penjualan moderat pagi ini.

USD/CAD juga membuat keuntungan kuat kemarin karena dolar AS kembali menguat. Namun terdapat penjualan moderat pagi ini.

AUD/USD terpukul keras kemarin, membalikkan semua kenaikan Rabu, dengan hanya tekanan beli kecil pagi ini. AUD/JPY memperpanjang pergerakan baru-baru ini sejalan dengan pasangan yen lainnya, dengan overhead resistensi pada 79.80.

USD/JPY membangun keuntungan kemarin yang melihat pasangan terpental dari 111.00 dan mendekati 112.00 pagi ini.

Acara Hari Ini

Hari ini, kami memiliki Sentimen Konsumen UoM Awal AS

Analisa

Momentum EUR/JPY sulit untuk diabaikan, membuat trading EUR/JPY terlihat cukup menarik.

12 April 2019: Dolar Melemah Setelah Dorongan Fed

Cara terbaik untuk memanfaatkan situasi ini adalah dengan bertrading HIGHER menganalisa EUR/JPY akan ditutup diatas 127.00 dalam 14 hari dengan potensi laba sekitar 202%.