• Indonesia

Laporan

Awal Yang Lemah Bagi Dolar29 April 2019 - Dave Evans

Laporan Pagi: 07.00 London

Dolar AS telah mengawali minggu secara lemah, berpotensi membuatnya tiga hari secara berturut-turut dengan langkah mundur bagi Greenback. Penggajian non-pertanian AS Jumat dapat memperkuat tren ini.

Pasangan dolar secara konsekuen menguat, menikmati keuntungan berlannjut. AUD/USD lebih tinggi untuk hari ketiga berturut-turut dan memimpin kembali dengan celah pembukaan lebih tinggi. Sementara itu, EUR/USD sedang membangun pada dorongan Jumat sekitar 1.1150, sementara GBP/USD naik dan terus memegang level 1.2900.

EUR/CHF telah menghentikan penurunannya dan menahan level 1.1350, sementara EUR/GBP lebih rendah untuk hari keempat berturut-turut.

USD/CHF telah berhenti di level 1.0200 berhubung dolar terus melemah, sementara USD/CAD lebih rendah setelah gap pembukaan yang lebih tinggi.

Pasangan yen umumnya positif, dengan USD/JPY sedikit lebih tinggi, tetapi AUD/JPY membangun kerugian kemarin.

EUR/JPY dan GBP/JPY sama-sama menikmati keuntungan berterusan.

Acara Hari Ini

Hari ini, kami memiliki PDB awal pada pukul 09.00.

Pada pukul 12.30, tersedia PDB Kanada, dirilis bersamaan dengan RMPI.

Chicago PMI pada pukul 13:45.

Kepercayaan Konsumen CB AS pada pukul 14.00.

Gubernur BOC Poloz berpidato pada pukul 15.00.

Data Ketenagakerjaan Selandia Baru pada pukul 22.45.

Analisa

Dolar AS keluar dari semangatnya sejauh minggu ini, namun terdapat banyak yang tidak diketahui minggu ini dalam bentuk pengumuman ekonomi utama. Dengan demikian tren jangka menengah mendominasi dolar agar dapat kembali menguat. Untuk pasangan dolar, seperti EUR/USD, hal ini dapat berarti sebagai penjualan lebih lanjut.

29 April 2019: Awal Yang Lemah Bagi Dolar

Cara terbaik untuk memanfaatkan situasi ini adalah dengan bertrading LOWER menganalisa EUR/USD akan ditutup dibawah 1.1150 dalam 14 hari dengan potensi laba sekitar 140%.